Safinatun Naja
Kitab karangan syeikh salim bin sumair aal hadrami Hadramaut, Yaaman yang memiliki nama lengkap "Safinatun Najah Fiima Yajibu `ala Abdi Ii Maulah" (perahu keselamatan di dalam mempelajari kewajiban seorang hamba kepada Tuhannya). Kitab ini walaupun kecil bentuknya akan tetapi sangatlah besar manfaatnya. Di setiap kampung, kota dan negara hampir semua orang mempelajari dan bahkan menghafalkannya, baik secara individu maupun kolektif. Di berbagai negara, kitab ini dapat diperoleh dengan mudah di berbagai lembaga pendidikan. Karena baik para santri maupun para ulama sangatlah gemar mempelajarinya dengan teliti dan seksama.
Otlet dalam Kitab
Rukun Islam
Rukun Iman
Pengertian Lafadz Lailaha Illallah
Tanda-tanda Baligh (Dewasa)
Bersuci Memakai Batu
Fardhu dan Rukun Wudhu
Pengertian Niat dan Tertib
Air
Perkara yang Mewajibkan Mandi
Fardhu dan Rukun Mandi Junub
Syarat-syarat Wudhu
Perkara yang Membatalkan Wudhu
Larangan Bagi yang Batal Wudhu
Larangan Bagi Orang Junub
Larangan Bagi Wanita Haid
Sebab-Sebab Tayammum
SyaratTayammum
Rukun Tayammum
Pembatal Tayammum
Benda Najis yang Bisa Suci
Macam-macam Najis
Cara Menbasuh Najis
Masa Haid
Masa Nifas
Udzurnya Shalat
Syarat Shalat
Hadas
Aurat
Rukun dan Fardhu Shalat
Tingkatan Niat
Syarat Takbiratul Ihram
Syarat Membaca Al-Fatihah
Tasydid Al-fatihah
Waktu Sunnah Mengangkat Kedua Tangan
Syarat Sujud
Anggota Sujud
Tasydid Tahiyat (Tasyahud)
Tasydid Shalawat
Paling Sedikitnya Salam
Waktu-waktu Shalat Fardhu
Waktu Haram Mengerjakan Shalat
Diam yang Disunnahkan
Rukun yang Wajib Tuma'ninah
Sebab Sujud Sahwi
Sunnah Ab'ad dalam Shalat
Pembatal Shalat
Kapan Niat Jadi Imam itu Wajib
Syarat Jadi Makmum
Syarat Sah Shalat Berjamaah
Yang Tidak Sah Shalat Berjamaah
Syarat Jamak Taqdim
Syarat Jamak Ta'khir
Syarat Shalat Qashar
Syarat Shalat Jum’at
Rukun Khutbah Jum’at
Syarat Khutbah Jum’at
Cara Mengurus Jenazah
Cara Memandikan Jenazah
Cara Mengkafani Jenazah
Rukun Shalat Jenazah
Cara Mengubur Jenazah
Membongkar Kuburan
Hukum Minta Bantuan dalam Bersuci
Zakat
Perkara yang Mewajibkan Puasa
Syarat Sahnya Puasa
Syarat wajib Puasa
Rukun Puasa
Sesuatu yang Mewajibkan Kafarah
Wajib Imsak dan Qadha Puasa
Pembatal Puasa
Macam-macam Iftar
Yang tidak membatalkan Puasa Walaupun Sampai ke Rongga
Penutup (Khotimah)
Kitab sullamut taufiq kitab yang cocok dengan pemuda dalam pemahaman fikihnya dengan disertai tasawuf awal yang dikarang oleh Al imam Al Habib Husein bin Abdullah Bin thohir R.A
Otlet dalam Kitab
Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah
Pasal Yang Wajib bagi Setiap Muslim Mukallaf
Pasal Makna Dua Kalimat Syahadat
Perkara yang Wajib Diimani
Ringkasan Memahami Allah Taala
13 Sifat Wajib Bagi Allah
13 Sifat yang mustahil bagi Allah
Sifat yang jaiz (mungkin) bagi Allah
Dalil Adanya Allah dan Sifat-sifat-Nya
Menjawab Orang yang Bertanya: Apa itu Allah?
Memahami Para Nabi
Mukjizat adalah dalil yang pasti atas kebenaran para Nabi
Sifat yang Wajib bagi para Nabi
Sifat yang Mustahil bagi Nabi
Sifat yang Boleh bagi Para Nabi
Penyebab Murtad
Murtad Ada 3 Macam
Murtad Keyakinan (I'tiqadi)
Murtad Karena Perbuatan (Murtad Fi'liyah)
Murtad karena ucapan (Murtad Qouliyah)
Kaidah untuk Memahami Kekufuran
Akibat Hukum bagi Orang Murtad
Fiqih Shalat dan Bersuci
Yang Wajib bagi Muslim Mukalaf
Bab Bersuci dan Shalat
Waktu 5 Shalat Wajib
Yang Wajib bagi Orang Tua dan Penguasa
Fardhu Wudhu
Yang Membatalkan Wudhu
Yang Wajib setelah Keluarnya Sesuatu dari Dua Jalan
Yang Wajib Mandi Besar dan Fardhunya
Syarat Bersuci dan Rukun Tayammum
Yang Haram karena Hadas Kecil dan Hadas Besar
Najis dan Cara Menghilangkan
Syarat Lain Shalat
Pembatal Shalat
Syarat Diterimanya Shalat
Rukun Shalat
Pasal: Shalat Jamaah dan Shalat Jumat
Pasal: Syarat Makmum
Pasal: Jenazah
Fikih Zakat
Fikih Puasa
Pasal: yang Wajib Puasa dan yang Boleh Tidak Puasa
Pasal: Fardu dan Syarat Puasa
Pasal: Waktu Haram Puasa
Pasal: Orang yang Batal Puasa Ramadan karena Jimak
Fikih Haji
Fikih Muamalah
Larangan dalam Jual Beli
Kewajiban Menafkahi Kerabat
Tasawuf
Membersihkan Hati (Tazkiyatun Nufus)
Kewajiban hati
Unsur-unsur iman
Ikhlas
Tawakal
Cara husnudzon (berbaik sangka)
Cara bersyukur
Sabar
Mengontrol nafsu dan setan
Cara mencintai Allah
Nasihat Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad
Maksiat
Maksiat Hati
Maksiat Perut
Maksiat Mata
Maksiat Lisan
Maksiat Telinga
Maksiat Tangan
Maksiat Farji (Kemaluan)
Maksiat Kaki
Maksiat Badan
Cara Taubat
Penutup
Persamaan dan perbedaan dari kedua Kitab serta kesimpulan
dalam dua Kitab diatas hampir mempunyai kesamaan yang mendasar yaitu tentang usuluddin di bagian pembuka setelah itu mempelajari tentang fiqih akan tetapi di dalam pemahaman pengajaran yang di berikan dalam Kitab safinatun naja bidang usuluddin saja sudah ada perbedaan karena di dalam Kitab Sullamut taufiq terdapat penjelasan sedangkan penjelasan di dalam kitab safinatun naja tidak ada maka dari pada itu kesimpulan yang bisa di ambil adalah dalam Kitab safinatun naja cocok untuk para pemula dalam memahami fiqih karena di dalamnya hanya ada penjelasan khusus fiqih dan di dalam Kitab Sullamut taufiq lebih di peruntukkan untuk jenjang keatas atau dalam masa muda yang sudah mempelajari Kitab safinah terlebih dahulu karena di dalamnya terdapat berbagai macam tentang fiqih dan ada juga taswufnya dalam membentengi diri .
Contoh outlet dalam bidang usuluddin
Kitab pertama
Safinah an naja ( perahu keselamatan)
Kitab untuk pemula karangan syeikh salim bin sumail Hadramaut, Yaman
Berisikan tentang Mejelaskan rukun islam, Bab-bab fiqih: syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji dan ada banyak tambahan di akhir nya
Contoh otlet nya dalam bab usuluddin pembukaan dalam kitab fikih
فصل أركان الإسلام
فصل) أركان الإسلام خمسة : شهادة أن لاإله إلاالله وأن محمد رسول الله وإقام الصلاة ، وإيتاء الزكاة , و صوم رمضان ، وحج البيت من استطاع إليه سبيلا( .
Rukun islam 5
1. Bersaksi bahwa tiada ada tuhan yang haq kecuali Alloh Subhaanahu wa Ta'aala dan Nabi Muhammad Sholalloohu 'Alayhi wa Sallam adalah utusanNya.
2. Mendirikan sholat (lima waktu).
3. Menunaikan zakat.
4. Puasa Romadhan.
5. Ibadah haji ke baitullah bagi yang telah mampu melaksanakannya.
فصل أركان الإيمان
فصل ) أركان الإيمان ستة: أن تؤمن بالله ، وملائكته، وكتبه ، وباليوم الآخر ، وبالقدر خيره وشره من الله تعالى(.
Rukun iman ada enam, yaitu:
1. Beriman kepada Alloh Subhaanahu wa Ta'aala.
2. Beriman kepada sekalian Mala’ikat
3. Beriman dengan segala kitab-kitab suci.
4. Beriman dengan sekalian Rosul-rosul.
5. Beriman dengan hari kiamat.
6. Beriman dengan ketentuan baik dan buruknya dari Alloh Subhaanahu wa Ta'aala.
PENGERTIAN LAFADZ LAILAHA ILLALLAH
فصل ) ومعنى لاإله إلاالله : لامعبود بحق في الوجود إلا الله .(
Adapun arti “La ilaha illah”, yaitu: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah dalam kenyataan selain Alloh.
Sulamut taufiq
Kitab karangan Al alim Al alamah Al arif billah Al Habib Abdullah bin husein bin thohir lebih cocok bagi generasi muda setelah belajar dari pada permulaan Kitab fiqih .
فَصْلٌ: في الواجِبِ على كُلِّ مُكَلَّفٍ
يَجِبُ على كافَّةِ المُكَلَّفِينَ الدُّخُولُ في دِينِ الإسْلام، والثُّبُوتُ فيه على الدَّوام، والْتِزامُ ما لَزِمَ عليه مِنَ الأحْكام.
فَصْلٌ: في مَعْنَى الشَّهادَتَيْنِ
فَمِمّا يَجِبُ عِلْمُهُ واعْتِقادُهُ مُطْلَقًا، والنُّطْقُ به في الحالِ إنْ كانَ كافِرًا، وإلّا ففي الصَّلاةِ، الشَّهادَتانِ وهُما: "أشْهَدُ أنْ لا إلٰهَ إلّا اللهُ، وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ"، صلى الله عليه وسلم.
مَعْنَى الشَّهادَةِ الأُولَى: ومَعْنَى أشْهَدُ أنْ لا إلٰهَ إلّا اللهُ: أنْ تَعْلَمَ وتَعْتَقِدَ وتُؤْمِنَ وتُصَدِّقَ أنْ لا مَعْبُودَ بِحَقٍّ في الوُجُودِ إلّا اللهُ، الواحِدُ، الأحَدُ، الأوَّلُ، القَدِيمُ، الحَيُّ، القَيُّومُ، الباقِي، الدائِمُ، الخالِقُ، الرّازِقُ، العالِمُ، القَدِيرُ، الفَعّالُ لما يُرِيدُ، ما شاءَ اللهُ كانَ وما لم يَشَأْ لم يَكُنْ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيمِ، مَوْصُوفٌ بِكُلِّ كَمالٍ، مُنَزَّهٌ عن كُلِّ نَقْصٍ، ﴿ لَيْسَ كَمثْلِهِ شَيْءٌ وهُوَ السَّمِيعُ البَصِيرُ ﴾، فهو القَدِيمُ وما سِواهُ حادِثٌ، وهو الخالِقُ وما سِواهُ مَخْلُوقٌ، وكَلامُهُ قَدِيمٌ [أي بِلا ابْتِداءٍ] كَسائِرِ صِفاتِهِ، لِأنَّهُ سُبْحانَهُ مُبايِنٌ لِجَمِيعِ المَخْلُوقاتِ في الذّاتِ والصِّفاتِ والأفْعال، [ومَهْما تَصَوَّرْتَ بِبالِك، فَاللهُ تَعالَى لا يُشْبِهُ ذلِك]، سُبْحانَهُ وتَعالَى عَمّا يَقُولُ الظّالِمُونَ عُلُوًّا كَبِيرًا.
مَعْنَى الشَّهادَةِ الثّانِيَةِ: ومَعْنَى أشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ: أنْ تَعْلَمَ وتَعْتَقِدَ وتُصَدِّقَ وتُؤْمِنَ أنَّ سَيِّدَنا ونَبِيَّنا مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ المُطَّلِبِ بْنِ هاشِمِ بْنِ عَبْدِ مَنافٍ القُرَشِيَّ صَلَّى اللهُ عليه وسَلَّمَ عَبْدُ اللهِ ورَسُولُهُ إلى جَمِيعِ الخَلْقِ؛ وُلِدَ بِمَكَّةَ، وبُعِثَ بِها، وهاجَرَ إلى المَدِينَةِ، ودُفِنَ فيها، وأنَّهُ صَلَّى اللهُ عليه وسَلَّمَ صادِقٌ في جَمِيعِ ما أخْبَرَ بِهِ .
Pasal Yang Wajib bagi Setiap Muslim Mukallaf
Setiap orang yang mukallaf (baligh dan berakal) wajib masuk kedalam agama islam dan menetap selama-lamanya serta menjalankan semua hukum-hukumnya.
Pasal Makna Dua Kalimat Syahadat
Diantara perkara yang wajib untuk diketahui dan diyakininya adalah dua kalimat syahadat yang wajib ia ucapkan disaat itu juga apabila ia kafir dan didalam sholat apabila ia muslim.Dua kalimat syahadat itu adalah "Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak untuk disembah dengan sebenar-benarnya kecuali hanya Allah dan bahwasanya nabi Muhammad SAW adalah utusanNya."Adapun ma’na أشهد ان لا اله الا الله adalah engkau mengetahui, meyakini, mempercayai dan membenarkan bahwasanya tidak ada tuhan yang berhak untuk disembah dengan sebenar-benarnya didalam wujud kecuali hanya Allah.Yang maha esa, yang maha tunggal, yang maha pertama, yang maha terdahulu, yang maha hidup, yang maha kekal, yang maha abadi, yang maha pencipta, yang maha memberi rizqi, yang maha mengetahui, yang maha kuasa, yang maha memperbuat pada sesuatu yang dikehendaki.Apapun yang diinginkanNya wujud, maka akan terwujud. Dan apapun yang tidak diinginkanNya wujud, maka tidak akan terwujud. Dan tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolonganNya yang maha tinggi lagi maha agung.Dia bersifat dengan semua sifat kesempurnaan dan disucikan dari semua kekurangan dan tidak ada sesuatu apapun yang menyamaiNya dan Dia maha mendengar lagi maha melihat.Dia adalah terdahulu dan selainNya adalah baharu. Dan Dia adalah yang menciptakan dan selainNya adalah yang diciptakan.KalamNya adalah terdahulu sebagaimana sifat-sifatNya karena sesungguhnya Dia (maha suci Dia) berbeda dengan seluruh makhluk didalam dzat, sifat dan perbuatan.Maha suci dan maha tinggi Dia dari apa-apa yang diucapkan oleh orang-orang yang zholim dengan ketinggian yang besar.Dan adapun ma’na أشهد أن محمدا رسول الله adalah engkau mengetahui, meyakini, mempercayai dan membenarkan bahwasanya junjungan dan nabi kita Muhammad SAW bin Abdullah bin Abdul muththolib bin Hasyim bin Abdu manaf yang bersuku quraisy adalah hamba dan utusan Allah kepada seluruh makhluk.Beliau dilahirkan dan diutus di mekah dan beliau hijrah ke madinah dan dikuburkan disana.Beliau SAW adalah benar di dalam seluruh kabar yang telah disampaikan.
Komentar
Posting Komentar